PROGRAM RTLH DESA GEMBONG TAHUN 2020

proses pembangunan rumah salah satu KPM RTLH Desa Gembong tahun 2020

GEMBONG– Sebanyak 3 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Gembong menerima bantuan sosial peningkatan kualitas RTLH dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah tahun 2020 melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Pati. Dalam acara penyerahan bantuan sosial peningkatan kualitas RTLH tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi kemiskinan di Desa Gembong.

kondisi awal rumah ibu Rani (1/11) sebelum dibedah

“Untuk Desa Gembong tahun 2020 yang mendapatkan bantuan RTLH dari Provinsi Jawa Tengah sebanyak 3 kepala keluarga sedangkan untuk bantuan bedah rumah dari kementrian PUPR sebanyak 13 Kepala keluarga. Semoga progam ini menjadi agenda rutin pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan di Desa Gembong dalam mewujudkan rumah layak huni,” ungkap Nur Kholis selaku kepala Desa Gembong.

“Selain itu juga untuk memberikan stimulan masyarakat kurang mampu dalam merehab tempat tingalanya agar memenuhi syarat kesehatan dan keselamatan,” terangnya.

proses pembangunan rumah ibu Rani (1/11)

Penerima manfaat untuk program ini, jelas  harus masuk dalam Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 yang akan menjadi acuan penanggulangan kemiskinan. selain itu salah satu syarat lainnya adalah kepemilikan tanah milik sendiri atau milih orang tua bahkan kakeknya tidak masalah. Bukan tanah orang lain atau milik Negara,” terang Nur Kholis.

Hal lain yang harus diperhatikan, yakni kondisi rumah tersebut harus dilihat dari sisi kerusakannya. “Kriteria RTLH adalah aladin yakni atap lantai dan dinding yang sudah tidak layak, akan dilihat sejauh mana kerusakannya sehingga dalam memberikan bantuan ini diprioritaskan,” imbuhnya.

kondisi rumah ibu Rani (1/11) setelah dibedah

Salah satu penerima manfaat, RANI warga Dukuh Ngembes RT 01 RW 11 Desa Gembong merasa gembira telah menerima bantuan sebesar Rp 10 juta tersebut. Bantuan tersebut akan digunakan untuk pembelian material bangunan untuk membangun rumah yang akan dihuni bersama  anaknya.

“Saat ini sudah ada batu, bantuan ini untuk membeli besi, semen dan batu bata, selain itu ada bantuan dari masyarakat sekitar secara swadaya. terima kasih kepada semua pihak yang telah membatu kami” ungkap wanita yang berprofesi sebagai penjual sayur di pasar ini.

rencana akan dibangun rumah pada lahan seluas 80 meter persegi  dengan ukuran 7,8 x 8 meter.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan